Gregorius Magnus Finesso/KOMPAS
Pantai Logending di Kecamatan Ayah yang rencananya akan menjadi lokasi pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan Kebumen
|
KEBUMEN - Nelayan pantai selatan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah menagih janji pemerintah membangun pelabuhan pendaratan ikan di Pantai Ayah. Keberadaaan pelabuhan tersebut dapat mengoptimalkan potensi perikanan tangkap di kawasan tersebut.
Darsikun (45), nelayan Pantau Ayah (Logending) Kebumen, Selasa (24/1) mengaku, sudah mendengar rencana pembangunan pelabuhan (dermaga) pendaratan ikan tersebut sejak tiga tahun lalu.
"Sampai sekarang belum ada realisasinya. Kami sempat diajak rapat dengan pihak surveyor awal tahun lalu, tapi setelah itu belum ada tanda-tanda akan dimulai pembangunannya," ujarnya.
Menurut Darsikun, kendati memiliki empat tempat pelelangan ikan yang cukup besar, Kebumen hingga saat ini belum memiliki pelabuhan pendaratan ikan. Akibatnya, kapal-kapal besar di atas 30 Gross Ton bantuan Kementerian Kelautan dan Perikdanan tersebut tidak bisa sandar hingga ke pesisir.
Bejo (54), pengurus KUD Mino Pawurni Kebumen mengatakan, para nelayan anak buah kapal besar tersebut biasanya menggunakan perahu-perahu kecil untuk pergi dan pulang dari pantai.
Kepala Seksi Perizinan dan Bimbingan Usaha pada Bidang Kelautan Kabupaten Kebumen, Rosidi, mengatakan, saat ini, sudah ada 6 kapal berbobot mati 30-50 gross ton (GT) diberikan pada nelayan pantai Kebumen.
"Pemkab Kebumen memang berencana membangun pelabuhan perikanan di pantai Logending Kecamatan Ayah. Pemilihan lokasi ini karena pantai Logending berada di cekungan muara sungai, dan adanya semenanjung yang akan mengurangi dampak angin timur," kata Rosidi.
Hasil reevaluasi potensi sumberdaya ikan laut oleh Komisi Ilmiah Nasional Stock Assesment, angka sumberdaya ikan di Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah sebesar 221.862,7 ton per tahun. Namun karena alat tangkap ikan masih sangat sederhana, nelayan Kabupaten Kebumen baru bisa memanfaatkan sekitar 2.000 ton per tahun.
Pelabuhan di Pantai Logending digagas setelah rencana pembangunan pelabuhan di Pantai Pasir Kecamatan Ayah yang telah menghabiskan anggaran miliaran rupiah, gagal dilanjutkan. Pasalnya, pantai Pasir dinilai tidak layak menurut hasil feasibility study (FS).
"Pelabuhan Logending akan teralisasi dalam jangka waktu 3-5 tahun ke depan. Saat ini, baru membuat studi kelayakan, serta detailed enginering design (DED) atau rancangan teknik secara rinci," ujar Rosidi.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Cara Mudah, Cepat Dan Tanpa Resiko Membuat Uang Secara Online, Ikutan Gabung yuk ! Klik Disini !
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Baca Juga :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar